Ternyata bukan Putri Diana yang menelepon tetapi seorang teman, yang mengatakan: “Saya harus membangunkan Anda karena ada berita di Sky News. Diana terluka dalam kecelakaan di Paris.”
Frances menyalakan TV. Dia menonton rekaman putrinya diputar di layar televisi. Tangan Frances gemetar.
Pukul 03.15/2.15 (waktu Inggris)
Para ahli bedah di Pitié-Salpêtrière berjuang untuk menjaga Diana tetap hidup dengan menggunakan berbagai cara. Tapi tidak ada yang berhasil.
Di ruang operasi terdekat, dokter memberi Rees-Jones trakeotomi. Di koridor ada orang-orang bersenjata dari Dinas Rahasia Inggris dan Prancis.
Frances Shand Kydd sedang berkemas kalau-kalau dia harus mengunjungi Diana di rumah sakit. Dia mencoba menelepon putri-putrinya yang lain, Sarah dan Jane, tetapi sambungan mereka terputus.
Frances berhasil menghubungi putranya, Charles, di Afrika Selatan, yang baru saja diberitahu oleh manajer real estatnya di Althorp.
Pukul 03:50
Mobil Mercedes yang rusak dibawa pergi dengan truk. Polisi mengumpulkan pecahan kaca merah dan menyegelnya dalam tas. Pecahan kaca itu nantinya diketahui berasal dari lampu Fiat putih.
Pukul 04.00 pagi
Di ruang operasi rumah sakit, Putri Diana dinyatakan meninggal. Pastor Yves-Marie Clochard-Bossuet, seorang imam Katolik Roma, melakukan ritus terakhir menggunakan ibu jarinya untuk mengurapi dahi dan telapak tangan Diana dengan minyak suci.
Dia duduk bersama Diana, berdoa untuk jiwanya dan untuk kedua putranya. Dia tetap di sana selama empat jam agar Putri tidak sendirian.
Tim medis memberi tahu Menteri Dalam Negeri Jean-Pierre Chevnement bahwa Diana telah meninggal. Duta Besar Inggris, Sir Michael Jay, menangis mendengar berita itu.
Pukul 04.15/3.15 (waktu Inggris)
Sir Michael menelepon Balmoral untuk memberi tahu Keluarga Kerajaan Inggris tentang kematian Putri Diana.
Sumber: Tabloidbintang