Pengamat: Kalau Sandiaga Jadi Nyapres, Pasti Ada Masalah dengan Gerindra
NASIONAL
NASIONAL

Pengamat: Kalau Sandiaga Jadi Nyapres, Pasti Ada Masalah dengan Gerindra

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH -Kesiapan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, maju dalam pilpres telah membuat Partai Gerindra gerah. Pasalnya, Gerindra sudah pasti mengusung sang ketua umum, Prabowo Subianto, sebagai capres pada 2024.

ADVERTISMENTS

Sementara itu, sejak tahun lalu Sandi terlihat cukup gencar melakukan safari politik. Bahkan relawannya juga cukup masif menggaungkan Sandi maju sebagai capres.

 

Menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, Sandiaga memiki kans untuk maju menjadi calon presiden. Tinggal kesiapan Sandi saja untuk meninggalkan Gerindra dan mencari perahu baru untuk memuluskan keinginannya menjadi calon presiden.

ADVERTISMENTS
Berita Lainnya:
Kakak-Adik Masuk Islam, Seorang Cewek Ikrar Syahadat Air Matanya Langsung Mengalir

“Sandi tinggal memilih partai politik mana yang akan digunakan menjadi perahunya. Masalahnya, apa Sandi memang serius menerima tawaran DPW PPP Yogyakarta? Kiranya itu masih perlu dikonfirmasi ulang kepadanya,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Jumat (2/9).

Menurutnya, Sandi bukan seorang politikus yang mudah terpengaruh dan tidak setia dengan partai yang menaunginya. Sehingga mustahil bagi Sandi untuk keluar dari Gerindra.

ADVERTISMENTS
Berita Lainnya:
Belum jadi Tersangka, Kapolres Ngada Dimutasi ke Yanma Imbas Kasus Pencabulan Anak

“Sebab, selama ini Sandi bukanlah politisi kutu loncat. Sandi termasuk politisi yang menjunjung tinggi etika,” katanya.

Kalaupun Sandi akhirnya menerima tawaran menjadi calon presiden dan wakil presiden dari partai politik lain, lanjut Jamiluddin, dapat dipastikan ada masalah antara dirinya dengan Gerindra.

“Tampaknya internal Gerindra perlu introspeksi diri sebelum menghujat Sandi. Hal itu lebih bijak daripada cepat menyalahkan orang lain,” tutupnya.

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS