Unilever Tarik Produk Dry Shampoo Dove hingga TRESemme dari Pasaran, Bisa Picu Kanker
NASIONAL
NASIONAL

Unilever Tarik Produk Dry Shampoo Dove hingga TRESemme dari Pasaran, Bisa Picu Kanker

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Unilever telah menarik sejumlah produk sampo kering aerosol Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemmé. Unilever menarik sejumlah produk tersebut karena potensi adanya benzena, bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker.

ADVERTISMENTS

Dilansir dari CNN, Food and Drug Administration (FDA) menyatakan, produk yang terdampak diproduksi sebelum Oktober 2021 dan didistribusikan di pengecer nasional.

Di antaranya, produk-produk seperti Dove Dry Shampoo Volume and Fullness, Dove Dry Shampoo Kelapa Segar, Nexxus Dry Shampoo Refreshing Mist dan Suave Professionals Dry Shampoo Refresh and Revive.

ADVERTISMENTS

Konsumen harus berhenti menggunakan produk sampo kering aerosol yang terkena dampak dan mengunjungi UnileverRecall.com untuk instruksi tentang cara menerima penggantian untuk produk yang memenuhi syarat.

Berita Lainnya:
Sosok Aang Suami Bohong Saat Tahu Istri dan Anaknya Tewas Akibat Banjir Pelabuhanratu

Pada 2021, Procter & Gamble (PG) menarik lebih dari 30 produk perawatan rambut semprot aerosol, termasuk banyak sampo kering dan kondisioner kering.

ADVERTISMENTS

PG memperingatkan bahwa produk tersebut dapat mengandung benzena. PG juga mengeluarkan penarikan serupa untuk lebih dari selusin deodoran dan semprotan aerosol Old Spice dan Secret. PG memperingatkan bahwa produk tersebut juga dapat mengandung benzena.

Benzena adalah karsinogen manusia. Paparan benzena dapat terjadi melalui inhalasi, oral, dan melalui kulit. Paparan benzena dapat menyebabkan kanker, leukemia, dan kanker darah.

Dilansir dari CBS, penyelidikan internal mengidentifikasi propelan (jumlah benzena yang terdeteksi disebabkan propelan yang mendistribusikan produk dalam kemasan) sebagai sumber. Unilever bekerja dengan pemasok propelan untuk mengatasi masalah tersebut. Penarikan yang melibatkan kandungan benzene tersebut merupakan kedua kalinya bagi Unilever pada 2022. Konglomerat ini menjual sekitar 400 produk di seluruh dunia, mulai dari es krim Ben & Jerry’s hingga mayones Hellmann.

Berita Lainnya:
Cerita Putri Curhat ke Damkar Pekalongan, Laporan Ditolak Polisi Malah Ditawari Beli Nastar

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengungkapkan, benzene ada dalam bensin dan asap rokok. Orang biasanya terpapar dengan menghirup bahan kimia di udara.

Akan tetapi, orang juga dapat menyerapnya ke dalam tubuh dengan menyentuh produk minyak bumi, atau menyantap makanan atau minuman yang terkontaminasi. Unilever pada akhir Maret menarik dua antiperspiran aerosol perlindungan 24 jam, Suave, setelah tinjauan internal menemukan sedikit peningkatan kadar benzena dalam beberapa sampel.

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS