NASIONAL
NASIONAL

Wacana Kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud Bersatu di Putaran Kedua Tak Akan Terjadi

image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Kader Partai Demokrat, Eko Jhones berpendapat bahwa wacana kubu pasangan nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan pasangan nomor urut tiga Ganjar PranowoMahfud MD bersatu di putaran kedua Pilpres 2024 tidak akan terjadi.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Guru Nasional

Karena menurut Eko, pasangan nomor urut dua Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka akan berhasil mengalahkan AMIN dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada putaran pertama Pilpres 2024.

ADVERTISEMENTS
Kartu ATM di Rumah, Action Mobile di Tangan

“Wacana kubu Anies-Imin dan Ganjar-Mahfud bersatu di putaran 2 gak akan terjadi karena yang pasangan Prabowo-Gibran menang satu putaran,” ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (18/1).

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan 10 November 2024
Berita Lainnya:
Alasan Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Baito Dicopot, Polda: Permudah Pemeriksaan

Dengan wacana persatuan di putaran kedua, ia menilai AMIN dan Ganjar-Mahfud sudah mengaku kalah dari Prabowo-Gibran meski Pilpres 2024 belum dimulai. “Lagian cemen amat belum apa-apa dah ngaku kalah aja dari Prabowo-Gibran. Pada niat gaksih nyapres Anies ama Ganjar?” imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto mengaku pihaknya terbuka untuk membentuk poros baru dengan kubu AMIN jika Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.

Hasto menyampaikannya sekaligus untuk merespons komunikasi Ganjar-Mahfud dengan AMIN belakangan ini, termasuk komunikasi dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pasca Debat Pilpres ketiga pada Minggu (7/1/2024).

“Tentu saja kami sangat welcome apa yang disampaikan Mbak Puan, dengan salaman dengan Pak Anies ini menunjukkan hal yang kontradiktif dengan Pak Prabowo yang tidak mau salaman dengan Pak Anies,” kata Hasto di Jakarta Selatan, Jumat (12/1) dikutip dari CNN Indonesia.

Berita Lainnya:
Ribuan Buruh akan Demo Tuntut Pencabutan Omnibus Law Hari Ini

Lebih lanjut, ia pun mengkritik sikap capres nomor urut dua Prabowo Subianto setelah debat capres-cawapres yang tampak meluapkan amarah untuk menyindir Anies pada sejumlah kesempatan.

“Bahkan bagi Pak Prabowo debat belum selesai, maka kemudian dia mengatakan goblok tolol. Itu yang seharusnya tidak boleh disampaikan oleh pemimpin. Kata-kata yang menggelorakan suatu semangat juang bukan kata-kata makian seperti yang disampaikan Pak Prabowo,” tandasnya.


Reaksi & Komentar

Berita Lainnya