Ketum GPMN: Jokowi Menggiring Opini bahwa Tokoh Selain Dia dan Kelompoknya Itu Buruk
NASIONAL
NASIONAL

Ketum GPMN: Jokowi Menggiring Opini bahwa Tokoh Selain Dia dan Kelompoknya Itu Buruk

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Pernyataan ikut cawe-cawe Pilpres 2024 menunjukkan bahwa Presiden Joko WIdodo (Jokowi) tidak mencerminkan seorang negarawan, tapi memperlihatkan sebagai politisi yang menghalalkan segala cara demi melancarkan aksi-aksi Politik praktisnya.Hal itu dikatakan Ketua Umum GPMN Daddy Palgunadi dalam tayangan Youtube gerakan aktivis 98.

ADVERTISMENTS

“Jokowi tidak mencerminkan seorang negarawan, tapi lebih kepada politisi yang berambisi menghalalkan segala cara,” ungkapnya.

Berita Lainnya:
Bejat! Ayah Kandung di Bekasi Cabuli Anaknya Lebih dari 20 Kali, Korban Diminta Konsumsi Pil KB

Bahkan, kata Daddy, Pernyataan Jokowi yang akan melakukan cawe-cawe demi bangsa dan negara merupakan sikap paranoid politik yang seolah-olah ia merasa hanya dirinya yang peduli terhadap keberlangsungan bangsa dan negara.

ADVERTISMENTS

“Jokowi berpikir bahwa jika bukan orang yang dipilihnya menjadi presiden, maka Indonesia bisa tenggelam di dasar samudera,” katanya.

Berita Lainnya:
Kisah Bahlil Pernah Busung Lapar Saat Kecil: Orang Tidak Percaya

“Sehingga, Jokowi menggiring opini bahwa tokoh-tokoh yang lain merupakan tokoh yang buruk. Kecuali Ia dan kelompoknya. Ini membuat perilaku jauh dari Revolusi mental yang diusungnya,” sambungnya.

ADVERTISMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS