Doa Syaikh Sudais saat Jadi Imam Shalat Tahajjud di malam 27 Ramadhan: Ya Allah Menangkan Palestina!
INTERNASIONALPALESTINA

Doa Syaikh Sudais saat Jadi Imam Shalat Tahajjud di malam 27 Ramadhan: Ya Allah Menangkan Palestina!

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Banyak ulama berpendapat, bahwa malam 27 Ramadhan paling kuat kemungkinan terjadinya lailatul qadar.

ADVERTISMENTS

Maka tak heran di malam 27 Ramadhan inilah umat muslim biasanya akan semakin mengencangkan amalam ibadahnya.

Di Mekkah, Arab Saudi, suasana Masjidil Haram di malam 27 Ramadhan begitu syahdu.

ADVERTISMENTS

Rangkaian shalat tahajjud yang diimami oleh Syaikh Abdurrahman As-Sudais begitu emosional.

Bahkan mataf tempat orang-orang tawaf di depan bangunan Ka’bah, penuh sesak seperti halnya musim haji.

ADVERTISMENTS

Suasana mataf tempat umat muslim tawaf di depan Kabah di malam 27 Ramadhan padat-Foto/tangkapan layar-

Berita Lainnya:
Presiden Somalia Nyaris Kena Bom Saat Konvoi, Ternyata Dalangnya Kelompok Teror

Ketika di pengujung shalat tahajjud yang ditutup dengan shalat witir, Syaikh Sudais mengajak umat muslim berdoa.

Dalam doanya, secara khusus Syaikh Sudais meminta kepada Allah SWT agar diberi kemenangan bagi umat musim di Palestina.

Syaikh Sudais bermunajat agar warga Palestina menang dari segala penindasan dan penjajahan Israel di Jalur Gaza.

“Ya Allah, berikan kemenangan kepada saudara-saudara kami di Palestina dan bebaskan mereka dari penjajahan penindas Yahudi [Israel].”

Berita Lainnya:
Tak Terima Kawasan Hibisc Fantasy Puncak, Bogor Dibongkar, Ratusan Karyawan Hajar Massa Pendukung

Tak hanya itu, Syaikh Sudais juga memohon kepada Allah SWT perlindungan untuk Masjid Al-Aqsa.

Kondisi Masjid Al-Aqsa yang dijaga ketat oleh militer Israel membuat ruang gerak umat muslim Palestina tak bisa menggelar shalat wajib hingga tarawih di sana.

“Ya Allah, lindungi Masjid Al-Aqsa dari agresi para penjajah, dan berilah kesempatan kami shalat di dalamnya sebelum kematian menjemput,” demikian bunyi doa Syaikh Sudais. (*)

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS