Kamis, 04/07/2024 - 22:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONAL

Korsel-AS-Jepang Sepakati Kerja Sama Penting Terkait Keamanan Usai Pertemuan Kim-Putin

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, Selasa (18/6/2024).

WASHINGTON – Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang menyetujui kerja sama keamanan yang erat melalui konsultasi “tepat waktu”. Kerja sama itu disepakati setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani perjanjian keamanan baru pekan ini.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul pada Jumat (21/6/2024) melontarkan pernyataan tersebut mengomentari panggilan telepon yang berulang kali dilakukan dengan Menlu AS Antony Blinken dan Menlu Jepang Yoko Kamikawa.

“Menanggapi ancaman Korea Utara, kami sepakat untuk memperkuat hubungan Korea Selatan-AS yang kuat. Aliansi dan kerja sama keamanan antara negara-negara Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang, serta bekerja sama secara erat untuk memimpin tanggapan tegas masyarakat internasional,” kata Cho dalam pertemuan dengan wartawan.

Berita Lainnya:
Sinyal Baru Kemungkinan Deteksi Lokasi Puing Pesawat MH370

Pada Rabu (19/6/2024), Vladimir Putin dan Kim Jong-un menandatangani perjanjian “kemitraan strategis komprehensif” yang mencakup sebuah artikel yang menyerukan satu pihak untuk memberikan bantuan militer kepada pihak lain “tanpa penundaan” jika terjadi invasi bersenjata.

 

“Saya pikir sangat berarti jika kami mengirimkan pesan yang kuat melalui kerja sama yang erat melalui konsultasi tepat waktu dengan negara-negara sahabat seperti AS dan Jepang,” tambahnya.

Cho berada di New York untuk menghadiri pertemuan resmi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) mengenai keamanan siber yang berlangsung pada Kamis (20/6/2024). Cho memimpin pertemuan dewan saat Korea Selatan memegang jabatan presiden bergilir DK PBB bulan ini.

Berita Lainnya:
Komisi HAM: Kasus Rasisme di Prancis Melonjak 32 Persen pada 2023

“Seiring dengan berjalannya kita sebagai presiden DK PBB pada saat yang penuh tantangan ini, kita akan melakukan upaya untuk memastikan bahwa peran kita sebagai presiden DK PBB akan berfungsi sebagai peluang untuk memperluas cakrawala diplomasi kita dan meningkatkan posisi kita sebagai negara penting global,” ujarnya.

Pemerintahan Presiden Yoon Suk Yeol telah berupaya untuk berperan sebagai “negara penting global” untuk berkontribusi lebih banyak dalam mengatasi masalah global seiring dengan pertumbuhan nasionalnya.

sumber : Antara

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُم بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُم بِرِزْقٍ مِّنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا الكهف [19] Listen
And similarly, We awakened them that they might question one another. Said a speaker from among them, "How long have you remained [here]?" They said, "We have remained a day or part of a day." They said, "Your Lord is most knowing of how long you remained. So send one of you with this silver coin of yours to the city and let him look to which is the best of food and bring you provision from it and let him be cautious. And let no one be aware of you. Al-Kahf ( The Cave ) [19] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi