Soroti Perwira Polri Disanksi Diduga Akibat Ungkap Mafia BBM, DPR Minta Kasusnya Dibuka ke Publik
NASIONAL
NASIONAL

Soroti Perwira Polri Disanksi Diduga Akibat Ungkap Mafia BBM, DPR Minta Kasusnya Dibuka ke Publik

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH  – Perwira Polri Inspektur Dua (Ipda) Rudy Soik dijatuhkan sanksi kode etik dari institusinya diduga akibat mengungkap mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di NTT.

ADVERTISMENTS

 

Komisi III DPR RI meminta kejelasan dari Polri terkait kasus ini demi keadilan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

 

“Permasalahan ini perlu menjadi perhatian karena terlalu kental dengan nuansa manipulasi,” kata Anggota Komisi III Gilang Dhielafararez kepada wartawan, Jumat (6/9).

ADVERTISMENTS

 

Permasalahan ini bermula dari terbongkarnya dugaan seorang polisi yang berpangkat Bripka terlibat mafia BBM jenis solar yang dibawa ke wilayah Perbatasan RI-RDTL (Republik Demokratik Timor Leste) untuk kepentingan proyek APBN. BBM bersubsidi yang diselundupkan ke Timor Leste ini hasil dari penimbunan para pengepul yang dibacking oknum polisi di NTT. 

Berita Lainnya:
Pengamat Blak-blakan Ungkap Makna Pertemuan Jokowi dan Adik Prabowo

 

 

Gilang meminta kasus itu diusut secara transparan, apalagi ada dugaan pertikaian terkait masalah yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.

ADVERTISMENTS

 

“Patut diduga apa yang disampaikan Rudy Soik terkait pembunuhan karakter untuk dirinya benar. Karena alasan pemberian sanksi menurut saya terlalu mengada-ada, karena ada jajaran anggota Polri lainnya di tempat makan karaoke itu,” ungkapnya.

Berita Lainnya:
Surya Paloh Ogah Kader NasDem Masuk Kabinet Prabowo tapi Ponakan Jadi Komisaris BUMN

 

 

Ia memastikan, akan ikut mengawal permasalahan ini mengingat Polri merupakan mitra Komisi III DPR. 

 

“Secara akal sehat, kita bisa melihat ada upaya penjegalan terhadap saudara Rudy Soik yang sedang menjalankan tugasnya dalam mengusut jaringan mafia BBM bersubsidi,” pungkas Gilang.

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS