Fahri Hamzah: Presiden Terpilih Pemegang Power Tertinggi di Eksekutif
NASIONAL
NASIONAL

Fahri Hamzah: Presiden Terpilih Pemegang Power Tertinggi di Eksekutif

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Masa jabatan Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan berakhir pada 20 Oktober 2024. Selanjutnya kepemimpinan akan dilanjutkan presiden terpilih Prabowo Subianto.Menurut Wakil Ketua Partai Gelora, Fahri Hamzah, transisi pemerintahan akan berjalan lancar tanpa hambatan karena rekonsiliasi dan konsolidasi telah terbangun dengan sangat baik.

ADVERTISMENTS

Dalam menyambut pemerintahan mendatang, Fahri mendorong agar dilakukan evaluasi terhadap sistem presidensial yang dinilainya terjadi banyak pergeseran.

“Hari-hari ini memang kita memerlukan konsolidasi presidensial bahwa presiden terpilih adalah satu-satunya power di ranah eksekutif,” kata Fahri dalam diskusi bertajuk “Melepas Jokowi, Menyambut Prabowo, Menyongsong Indonesia Maju” yang disiarkan lewat YouTube Partai Gelora, Rabu (25/9).

ADVERTISMENTS
Berita Lainnya:
Menteri PANRB Jangan Jadi Firaun Baru

Mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu menilai, pada periode sebelumnya, kekuasaan di eksekutif sering kali tidak solid. Misalnya terjadi persaingan antar kementerian.

“Pada masa-masa yang lalu di cabang eksekutif ini terlalu banyak power-power liar. Pengendali kekuasaan terlalu banyak di eksekutif bahkan berasal dari tubuh pemerintahan sendiri,” tegas Fahri.

ADVERTISMENTS
Berita Lainnya:
Viral Video Mirip dr Oky Pratama Mesra dengan Sesama Jenis di Hotel

“Sehingga anggota kabinet itu tidak solid antara kementerian yang harusnya bersatu karena beririsan malah saling mengiris, ini harus diakhiri,” sambungnya.

Maka dari itu, masa transisi ini menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk bersatu dan mendukung pemerintahan yang baru demi masa depan yang lebih baik.

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS