NASIONAL
NASIONAL

Si Miftah alias Ta’im Kembali Ceramah Pakai Kata Jancuk, Hanum Rais: Sudah Watak!

image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Belum genap satu bulan usai peristiwa mengolok-olok penjual es teh di Magelang, Gus Miftah kembali melontarkan kata-kata kasar ketika mengisi acara pengajian di Tegalsari pada Jumat (13/12/2024).Dalam acara tersebut, Gus Miftah mulanya mengutarakan ekspresi kekesalan karena tidak diakui sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

ADVERTISEMENTS
Kartu ATM Expired Bank Aceh Syariah

“Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara modal aja enggak mau. Saya enggak perlu diakui cucu enggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantuin,” kata Gus Miftah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Milah BPKH ke 7 Tahun

Suami Ning Astuti tersebut menyindir balik beberapa pihak yang mengambil keuntungan dengan cara mengaku-aku sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

ADVERTISEMENTS
QRIS Merchant Bank Aceh Syariah

“Sekarang semuanya rebutan merasa cucunya mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya. Malah cari untung, bikin proposal kesana-sini tapi hasilnya enggak buat makam. Yang modelnya kayak gitu, jancuk banget,” tutur Gus Miftah.

Berita Lainnya:
Petugas KPPS 28 Pinang Ranti Sengaja Coblos Surat Suara, KPU Jaktim Tidak Lakukan PSU
ADVERTISEMENTS
SMS Poin - Bank Aceh Syariah

Lantaran kembali menggunakan kata-kata kasar saat mengisi kajian, Gus Miftah santer menuai kritik. Dia dianggap tidak berubah kendati telah viral karena kontroversi kepada Yati Pesek dan penjual es teh.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Guru Nasional

Perilaku Gus Miftah yang dianggap tidak berubah tersebut rupanya sudah diprediksi oleh salah satu anggota keluarga Amien Rais, yakni Hanum Rais.

ADVERTISEMENTS
Kartu ATM di Rumah, Action Mobile di Tangan

Pada awal Desember 2024 lalu, Hanum Rais mengungkap jika Gus Miftah tidak murni memiliki penyesalan telah mengolok-olok penjual es teh dan Yati Pesek.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari KORPRI ke-53

“Di era segala macam divideoin, kejadian Taim menghina penjual es teh tidak akan menghasilkan penyesalan murni,” ujar Hanum Rais.

Berita Lainnya:
Jakarta Benteng Terakhir Demokrasi di Tengah Kecurangan Pilkada

Alih-alih menyesal karena telah mengolok-olok orang, lanjut adik Hanafi Rais, Gus Miftah justru menyesal karena adegan tersebut terekam kamera sehingga dapat tersiar ke publik. 

“Sosok seperti Taim hanya menyesal, ‘kenapa sih harus terekam?’. Next, mungkin tidak diperbolehkan lagi ada kamera merekam di acara olok-olok berkedok pengajian ini,” sambung Hanum Rais.

Oleh karena itu, adik Mumtaz Rais tersebut menilai Gus Miftah akan kembali mengolok-olok orang dan berceramah memakai kata-kata kasar di kemudian hari.

“Dan sesal? No, itu sudah watak. Pasti akan mengulanginya lagi ketika tidak ada sorot,” ucap Hanum Rais, dilansir dari akun @hanumrais pada Senin (16/12/2024).

Follow HARIANACEH.co.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News


Reaksi & Komentar

Berita Lainnya