Trauma Kalah Pilpres, Ini Kata Cak Imin Soal Putusan MK
NASIONAL
NASIONAL

Trauma Kalah Pilpres, Ini Kata Cak Imin Soal Putusan MK

ADVERTISMENTS
Iklan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dari Bank Aceh Syariah
image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus ambang batas presiden atau presidential threshold disambut baik oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar.Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kerap dipanggil Cak Imin itu menyebut keputusan MK tersebut mengikat dan semua pasti menyambutnya. 

ADVERTISMENTS

“Pasti semua menyambut, kan keputusan MK bersifat mengikat final,” ujarnya kepada wartawan selepas mengikuti rapat terbatas bersama Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Bogor, Jumat sore, 3 Januari 2024. 

Berita Lainnya:
Viral Penemuan Ladang Ganja di Bromo, Netizen: Dilarang Pakai Drone = takut Ketahuan?

Kendati demikian, menurut Cak Imin, terlalu banyak calon presiden yang mungkin muncul setelah penghapusan presidential threshold ini juga bisa membuat pemilu 2029 tidak realistis. 

ADVERTISMENTS

“Semua menyambut cairnya demokrasi tapi kita juga punya pengalaman kalau terlampau banyak calon gak realistis, buang-buang,” kata dia.

Berita Lainnya:
Oknum Polisi Digrebek saat Ngamar dengan Mahasiswi di Kos-kosan, Endingnya Tak Diproses?

Ketika ditanya apakah Ketum PKB itu akan maju dalam pemilu 2029, ia menjawab bahwa waktunya masih terlalu panjang untuk dibahas sekarang. 

ADVERTISMENTS

Namun ia mengaku masih trauma dengan kekalahannya bersama Anies Baswedan di Pemilu 2024 lalu.

“Nanti maju gatau, masih panjang. Trauma gak itu. Trauma kalah,” kelakar Cak Imin.

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

ADVERTISMENTS