EROPAINTERNASIONAL

Resmi Jadi Anggota Penuh BRICS, Apa Pengaruhnya bagi Indonesia?

image_pdfimage_print

BANDA ACEH – Brasil telah mengumumkan Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS. Sebagai tuan rumah dan presiden BRICS tahun ini, Brasil mengatakan seluruh anggota asosiasi itu telah menyetujui secara konsensus soal keanggotaan Indonesia.Menurut Brasil, keanggotaan Indonesia di BRICS merupakan bagian dari dorongan perluasan organisasi saat pertemuan puncak BRICS pada 2023 di Johannesburg.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Terima Kash dari Bank Aceh Syariah Selama Tahun 2024

“Indonesia berbagi dengan anggota kelompok lainnya mendukung untuk reformasi lembaga tata kelola global, dan berkontribusi positif terhadap pendalaman kerja sama di Global South,” kata pemerintah Brasil seperti diberitakan Reuters, Selasa (7/1/2025).

BRICS merupakan blok ekonomi yang beranggotakan negara-negara berkembang. Nama BRICS sendiri diambil dari nama negara-negara yang menjadi anggota sekaligus inisiatornya. Negara-negara tersebut meliputi Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (South Africa).

ADVERTISEMENTS
Mengenang dan Refleksi 20 Tahun Tsunami Aceh dari Bank Aceh Syariah

Dilansir laman resmi Council on Foreign Relation, BRICS ini berfungsi untuk mengoordinasikan dan memuluskan kerja sama ekonomi negara-negara berkembang. Ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi mereka agar berada sejajar dengan negara-negara maju.

Sebab, saat ini kekuatan ekonomi global didominasi oleh negara-negara maju yang berasal dari Eropa, Amerika, dan beberapa dari Asia.

Awalnya, Ekonom Goldman Sachs Jim O’Neill mencetuskan istilah BRIC dalam sebuah makalah penelitian pada 2001 silam. Ia berpendapat bahwa pertumbuhan negara-negara Brasil, Rusia, India, dan China atau yang disebut BRIC siap untuk menantang negara-negara G7 yang dominan.

Dari situ, Rusia kemudian menyerukan pertemuan keempat negara tersebut pada 2009. Usulan itu disampaikan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

ADVERTISEMENTS
Kartu ATM Expired Bank Aceh Syariah

Pertemuan itu sekaligus menjadi KTT BRIC resmi pertama. Setahun kemudian, Afrika Selatan bergabung dengan blok tersebut atas undangan dari China. Dari sinilah nama BRIC berubah menjadi BRICS seperti yang kita kenal saat ini.

Lantas adakah pengaruh bagi Indonesia bergabung dengan BRICS sebagai anggota tetap?

ADVERTISEMENTS
Selamat Milah BPKH ke 7 Tahun

Negara anggota tetap atau penuh memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan serta memainkan peran langsung dalam menentukan agenda dan kebijakan BRICS.

Anggota tetap dapat berpartisipasi dalam pertemuan puncak tingkat tinggi, saat di mana keputusan penting mengenai kerja sama ekonomi, tata kelola internasional, dan strategi Politik diputuskan.

ADVERTISEMENTS
QRIS Merchant Bank Aceh Syariah

Anggota penuh juga memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap lembaga-lembaga BRICS seperti New Development Bank (NDB) dan Contingent Reserve Arrangement (CRA). Mereka dapat membentuk kebijakan dan proyek yang didanai oleh lembaga-lembaga ini.

Anggota tetap BRICS juga memperoleh manfaat dari perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan anggota lainnya seperti dengan membuat perjanjian perdagangan istimewa atau proyek infrastruktur bersama.

ADVERTISEMENTS
SMS Poin - Bank Aceh Syariah

Anggota penuh juga memiliki pengaruh strategis terhadap perumusan kebijakan atas isu-isu global, seperti reformasi keuangan, kebijakan perubahan iklim, dan negosiasi geopolitik.

Lebih lanjut, anggota penuh memiliki keselarasan diplomatik dan politik yang lebih besar sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan inti, yang memungkinkan mereka untuk beraliansi dengan negara-negara ekonomi besar dan mengadvokasi reformasi di lembaga-lembaga global seperti misalnya Dana Moneter Internasional (IMF) atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Negara partner atau mitra BRICS sementara itu tidak memiliki hak suara atau pengaruh besar atas keputusan dan kebijakan internal BRICS. Mereka memiliki kewenangan terbatas dalam pengambilan keputusan.

Keuntungan Bergabung dengan BRICS

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya dari Universitas Indonesia (UI) Prof. Yon Machmudi menganggap keanggotaan BRICS bisa menjadikan Indonesia lebih mendekatkan diri dengan negara-negara di Kawasan selatan atau yang biasa dikenal Global South.

Menurut Prof. Yon, Indonesia juga akan lebih punya daya tawar di mata dunia.

“Negara-negara Barat kerap mengesampingkan negara dengan ekonomi berkembang dan dari wilayah selatan,” ujarnya.

Follow HARIANACEH.co.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

1 2

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya