Sabtu, 16/11/2024 - 12:30 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Polisi Tidak Tahan Palti Hutabarat, Relawan Ganjar yang Ditangkap Kasus Hoaks

BANDA ACEH – Bareskrim Polri mengatakan pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks rekaman Palti Hutabarat. Sebab Palti langsung dipulangkan oleh penyidik setelah ditangkap, Jumat (19/1/2024).Palti sendiri merupakan tersangka kasus penyebaran dugaan hoaks rekaman audio pejabat Batubara, Sumut, yang disebut berencana memenangkan pasangan Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

“Terhadap tersangka PH (Palti Hutabarat) tidak dilakukan penahanan,” ujar Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (24/1/2024).

Meski begitu, Trunoyudo tidak menjelaskan lebih detail soal alasan Polri tak melakukan penahanan tersebut. Namun Polri memastikan jika penyidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berjalan secara objektif.

“Penyidik masih berkesinambungan proses penyidikannya. Langkah penyidik pada proses penyidikan tentu dilakukan secara komprehensif, baik teknis maupun scientific,” pungkasnya.

Sebelumnya, pegiat media sosial Palti Hutabarat resmi ditetapkan sebagai tersangka penyebaran hoaks rekaman pejabat Batubara, Sumatera Utara, yang disebut bakal memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Trunoyudo menjelaskan pengusutan kasus dugaan hoaks tersebut berawal dari laporan polisi dengan nomor LP/B/15/I/2024/SPKT/Polres Batubara tanggal 15 Januari dengan pelapor Amruriandi Siregar.

Selain itu, kata dia, ada laporan polisi di Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/20/1/2024/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 16 Januari dengan pelapor Muhammad Wildan.

Dalam kasus ini, Truno mengatakan Palti dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 48 ayat 1 jo pasal 32 ayat 1 dan atau pasal 48 ayat 2 jo pasal 32 ayat 2 dan atau pasal 51 ayat 1 KUHP.

Selain itu, Palti juga diduga melanggar Pasal 35 dan atau Pasal 45 ayat 4 jo Pasal 27 A UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan juga pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

“Ancaman hukuman ada yang 8 tahun, 9 tahun dan 12 tahun penjara,” katanya.


Reaksi & Komentar

لَّيْسَ الْبِرَّ أَن تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا ۖ وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ ۗ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ البقرة [177] Listen
Righteousness is not that you turn your faces toward the east or the west, but [true] righteousness is [in] one who believes in Allah, the Last Day, the angels, the Book, and the prophets and gives wealth, in spite of love for it, to relatives, orphans, the needy, the traveler, those who ask [for help], and for freeing slaves; [and who] establishes prayer and gives zakah; [those who] fulfill their promise when they promise; and [those who] are patient in poverty and hardship and during battle. Those are the ones who have been true, and it is those who are the righteous. Al-Baqarah ( The Cow ) [177] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi