Minggu, 17/11/2024 - 08:49 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Sembilan Hari Tertahan di Malaysia, Jenazah Warga Aceh Timur Akhirnya Tiba di Rumah Duka

HARIANACEH.co.id|Aceh Timur – Jenazah Nurjannah (47), warga Aceh Timur yang meninggal dunia di Malaysia, akhirnya berhasil dipulangkan ke tanah air setelah sempat tertahan sembilan hari di rumah sakit. Jenazah Nurjannah tiba di rumah duka di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa (18/10/2023) malam.

Jenazah Nurjannah disambut dengan isak tangis oleh keluarga dan kerabatnya yang telah menanti kedatangannya. Proses pemulangan jenazah Nurjannah tidak mudah, karena harus mengurus tunggakan biaya perawatan di rumah sakit Mertajam Penang, Malaysia, sebesar Rp 105 juta.

Beruntung, ada banyak pihak yang membantu mengurus dan menyelesaikan masalah tersebut, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Salah satunya adalah H. Sudirman Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh, yang turut berperan aktif dalam membantu pemulangan jenazah Nurjannah.

Haji Uma mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi tentang kasus Nurjannah dari beberapa media di Aceh. Ia kemudian berkoordinasi dengan Persatuan Masyarakat Aceh di Penang, Malaysia, yang dipimpin oleh Toke Muh. Toke Muh berhasil menegosiasi dengan pihak rumah sakit untuk mengurangi tunggakan biaya perawatan Nurjannah menjadi Rp 48 juta.

Selain itu, Persatuan Masyarakat Aceh di Penang juga menyumbang Rp 30 juta dan menyediakan satu unit peti mati untuk jenazah Nurjannah. Sementara itu, Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal Aceh juga ikut membantu dengan memberikan bantuan sebesar Rp 13 juta.

Sisa kekurangan biaya sebesar Rp 5 juta dibantu oleh Haji Uma sendiri. Sedangkan biaya cargo pesawat untuk mengangkut jenazah Nurjannah dari Malaysia ke Kualanamu ditanggung oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI.

Untuk ambulans yang mengantar jenazah Nurjannah dari Kualanamu ke Birem Bayeun Aceh Timur, ikut dibantu oleh Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh. Haji Uma juga mengutus stafnya untuk menyerahkan jenazah Nurjannah secara langsung di rumah duka.

“Alhamdulillah tadi malam pukul 01.30 WIB jenazah Nurjannah sudah tiba di rumah duka, semua ini atas kuasa Allah SWT. Awalnya saya berpikir akan sulit untuk memulangkan jenazah almarhumah karena tunggakan biaya yang cukup besar,” ungkap Haji Uma bersyukur.

Haji Uma juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu pemulangan jenazah Nurjannah, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Ia berharap agar keluarga Nurjannah dapat menerima musibah ini dengan ikhlas dan sabar.

“Sekali lagi terima kasih, terima kasih, terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu. Hanya Allah yang mampu membalas atas semua kebaikan dan bantuan yang telah diberikan,” tutup Haji Uma sambil mengulang-ulang terima kasih.

|Editor: Awan

Artikel Sembilan Hari Tertahan di Malaysia, Jenazah Warga Aceh Timur Akhirnya Tiba di Rumah Duka pertama kali tampil pada HARIANACEH.co.id.


Reaksi & Komentar

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ ۖ وَلَا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّىٰ يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِ أَذًى مِّن رَّأْسِهِ فَفِدْيَةٌ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ ۚ فَإِذَا أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ ۚ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ ۗ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ۗ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمْ يَكُنْ أَهْلُهُ حَاضِرِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ البقرة [196] Listen
And complete the Hajj and 'umrah for Allah. But if you are prevented, then [offer] what can be obtained with ease of sacrificial animals. And do not shave your heads until the sacrificial animal has reached its place of slaughter. And whoever among you is ill or has an ailment of the head [making shaving necessary must offer] a ransom of fasting [three days] or charity or sacrifice. And when you are secure, then whoever performs 'umrah [during the Hajj months] followed by Hajj [offers] what can be obtained with ease of sacrificial animals. And whoever cannot find [or afford such an animal] - then a fast of three days during Hajj and of seven when you have returned [home]. Those are ten complete [days]. This is for those whose family is not in the area of al-Masjid al-Haram. And fear Allah and know that Allah is severe in penalty. Al-Baqarah ( The Cow ) [196] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi